Puisi perihal Teman yang terpisah. Hi sobat penulis cilik, bagaimana kabarnya? Semoga kalian masih semangat melaksanakan aktivitas mencar ilmu di rumah, ya! Jaga kesehatan, jaga pola makan, dan sesekali kerjakan olah raga. Usahakan jangan keluar rumah, kecuali jika terpaksa.
Apakah kau pernah memiliki sobat bersahabat? Sahabat yang senantiasa menyemangati dalam hal kebaikan, menasihati dikala kita melakukan kesalahan, dan senantiasa bersama dengan kita dalam suka dan duka. Apa yang kau rasakan, kalau beliau mesti pergi jauh?
Tentunya kita akan duka, hari-hari tidak akan terasa sama lagi, dan rindu ingin bertemu niscaya mucul setiap saat. Nah, aku punya puisi nih sobat-sobat, tentang dongeng dua orang teman yang harus terpisah.
Puisi perihal sobat yang terpisah
Sahabat/ Teman
Masihkah…
Masihkah kita mampu bersua
Walau jarak terbentang diantara
Mungkinkah…
Mungkinkah waktukan lagi sama
Bersama bergairah merajut asa
Teman…
Engkau sahabat yang telah mengisi hari-hari
Bersamamu kita mencari ridho illahi
Mungkinkah waktu akan lagi sama
Untuk buktikan bahwa kita bisa hadapi
Masihkah…
Masihkah engkau ingat dengan ku
Semangatmu apakah masih membara
Bukankah kita telah akad untuk tetap semangat
Ingatkah…
Masih ingatkah engkau dengan dongeng kita dulu
Saat kita masih bersatu
Bak pena dan buku yang saling melengkapi
Tidak ada duanya ketika itu
Sudahlah…
Tidak akan ku sesali lagi
Semoga engkau pun begitu
Walau berjauhan saat ini
Semoga Rabb mempertemukan
Aku dan kamu kembali sahabat…
Baca:
– Puisi Anak – Sinar Pembawa Kehidupan
– Puisi Anak – Jalanan Pagi Ini
– Puisi selamat pagi Indonesia
Itulah puisi yang aku buat, kau bisa koreksi kalau aku salah, dan terima kasih telah membagikannya.
Sumber ty.com
EmoticonEmoticon