Minggu, 16 Mei 2021

Jubir Pemerintah : Sesuai Nasehat Who, Keluar Rumah Wajib Pakai Masker

Mulai 5 April 2020 ini pemerintah mewajibkan semua penduduk Indonesia memakai masker saat berada di luar rumah. Hal ini dikarenakan penyebaran virus Corona dengan tanpa gejala merupakan perkara terbanyak. Dengan memakai masker, masyarakat mampu menangkal penularan virus ini. Pasalnya, kita tak mengenali siapa yang terinfeksi virus Corona alasannya orang tanpa gejala juga bisa menjadi pembawa virus Corona. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus  Corona, Achmad Yurianto, meminta seluruh masyarakat untuk memakai masker per Minggu (5/4/2020) hari ini. Hal ini sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO) dalam mencegah penyebaran Covid-19. "Mulai hari ini sesuai dengan nasehat dari WHO kita jalankan masker untuk semua. Semua harus menggunakan masker," kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu. Yuri menjelaskan, penduduk umum dapat menggunakan berbahan dasar kain. Sedangkan tenaga kesehatan wajib mengenakan masker bedah atau masker N95. Menurut ia, penting bagi seluruh masyarakat untuk menggunakan masker, sebab saat seseorang berada di luar rumah akan ada banyak sekali bahaya penularan virus. Disarankan, penggunaan masker kain tidak lebih dari empat jam. Setelahnya, masker harus dicuci memakai sabun dan air dan dipastikan higienis sebelum digunakan kembali. "Lindungi diri kita, semua memakai masker pada ketika keluar rumah terutama," ujar Yuri. Di samping itu, Yuri juga tetap mengingatkan pentingnya jaga jarak pada dikala berkomunikasi, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta tidak keluar rumah bila tak ada kepentingan yang mendesak. "Karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar berbagai perkara yang memiliki peluanguntuk menularkan ke kita," kata beliau. Berikut videonya MASKER KAIN 70% TANGKAL VIRUS CORONA Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menjelaskan penggunaan jenis masker untuk menghalangi penularan virus Corona. Ada tiga jenis masker yang diusulkan yakni masker kain yang mampu dipakai untuk masyarakat umum, lalu jenis masker N95 dan masker bedah yang diusulkan untuk dipakai oleh tim medis. Pemerintah juga sekarang mengimbau penduduk untuk memakai masker kain demi pencegahan virus Corona. "Sesuai hasil penelitian, Masker kain dapat mencegah virus sebesar 70 persen. Dengan demikian masyarakat diperlukan, untuk tetap jaga jarak, dikala berada di keramaian, minimal satu sampai dua meter dan apabila tidak mempunyai aktivitas penting di luar seharusnya tetap tinggal di rumah" kata Wiku di Kantor BNPB, Minggu (5/4) Masker kain semestinya memiliki tiga lapisan, alasannya hal itu akan efektif dalam menangkap virus. Profesor Wiku mengingatkan semoga dalam menggunakan masker kain masyarakat juga tak lupa mencuci tangan terlebih dulu. "Cara pengerjaan dan pemakaian Masker kain mampu disesuaikan dengan tampang. Pastikan tangan yang dipakai higienis dan harus menutupi hidung sampai dagu serta tidak longgar" katanya. Masyarakat dapat menciptakan masker dari kain higienis, mampu dijahit manual atau memakai mesin. Masker kain harus dicuci menggunakan sabun. Sumber : Kompas.com
Sumber http://supiadi74.blogspot.com


EmoticonEmoticon