Kamis, 13 Mei 2021

Beredar Pesan Di Whatsapp Tentang Aplikasi Body Temperature Diary Yang Mampu Mengukur Suhu Badan, Benarkah?

Sebuah pesan  broadcast  berisi berita tentang aplikasi  smartphone  berjulukan  Body Temperature Diary  yang mampu digunakan mengukur suhu tubuh pengguna beredar luas lewat aplikasi pesan, terutama WhatsApp. Pesan tersebut mengajak pengguna  smartphone , khususnya Android, untuk mengunduh aplikasi Body Temperature Diary lewat Google Play Store. Si pembuat pesan berantai juga mengklaim, saat dibuka, aplikasi memiliki fitur SIM yang mampu dipakai untuk pengukuran suhu badan. "Ada gambar sidik jari, tinggal jari jempol Anda tempelkan di gambar itu, nanti pribadi ada risikonya suhu tubuh kita. Hasilnya ada di CEL, itulah hasil suhu tubuh kita," suara pesan hoaks itu. Pesan Menyesatkan: Bagi rekan, keluarga alat infrared thermometer untuk mengukur suhu badan kita sekarang harganya melonjak tinggi selama ada wabah Corona untuk itu saya beri solusinya kita pakai saja alat yang kita punya yaitu hp android anda , anda tinggal buka play store dan ketik "" Body temperatur diary "" dan install aplikasi tersebut di hp anda, sesudah terinstall di hp anda tinggal buka aplikasi tsb, sesudah terbuka klik tulisan strat lalu nanti ada goresan pena , ( Diary, Diagram, Analize, SIM ) disini anda tinggal pilih SIM lalu ada gambar sidik jari tinggal jari jempol anda tempelkan digambar itu nanti pribadi ada kesudahannya suhu badan kita kesudahannya di """CEL,"""itulah hasil suhu tubuh kita....sekian dan terima kasih , kiranya postingan saya ini mampu menolong anda untuk mendeteksi suhu badan kita yang bekerjasama dengan wabah Corona ini. Faktanya, saat   Tekno Liputan6.com menelusuri aplikasi Body Temperature Diary di Google Play Store dan menginstalnya di  smartphone , aplikasi tersebut tidak mampu menjadi suatu termometer untuk mengukur badan, apalagi hanya dengan menempelkan sidik jari di layar. Sebenarnya, si pembuat aplikasi Body Temperature Diary pun sudah menuliskan di bagian  disclaimer  yang ada Google Play Store. "Aplikasi ini dibuat untuk menjadi buku harian yang baik untuk (mencatat) suhu tubuh dan nadi Anda. (Aplikasi ini)  tidak mengukur suhu  dan nadi badan Anda," demikian goresan pena  disclaimer  dari si pengembang aplikasi. Perlu dikenali, aplikasi Body Temperature Diary ini hanya berfungsi untuk merekam suhu badan yang telah diukur dengan termometer langsung milik pengguna. Pengguna bisa meng- input  suhu badan mereka secara manual ke kolom yang ditawarkan, kapanpun mereka mau. Kemudian, aplikasi menawarkan sajian diagram, yang memberikan grafis suhu badan pengguna yang telah dicatatkan manual tadi. Aplikasi kemudian akan menganalisis statistik suhu badan pengguna yang telah dicatatkan. Aplikasi ini juga menunjukkan isu, berapakah suhu tubuh yang normal. Jika suhu badan di bawah 35 derajat Celcius, pengguna mengalami hypothermia. Sementara, kalau suhu badan di atas 37,5 derajat, pengguna mengalami demam atau hyperthermia. Tak Ada Menu Ukur Suhu Selain itu, berdasarkan penelusuran di aplikasi ini, tidak ada menu ukur suhu badan menggunakan sidik jari. Pembuat pesan berantai menyesatkan pengguna dengan menambahkan gambar wajah aplikasi yang menunjukkan tanda sidik jari di layar. Padahal, di aplikasi sendiri, hidangan tersebut tidaklah ada. Perlu dikenali juga,  ponsel pintar  tidaklah mampu mengukur suhu badan manusia, bila tidak dilengkapi dengan termometer badan. Termometer tubuh ini berlawanan dengan yang dimiliki  ponsel pintar , sebab sensor suhu di  smartphone  berfungsi untuk mengukur suhu komponen dan baterai agar perangkat tetap aman. Meski begitu, berdasarkan  Phone Arena , ada sejumlah  smartphone  yang mengklaim punya fitur termometer suhu badan seperti Samsung Galaxy S4 dan Galaxy Note 3. Namun, menurut arahan penggunaan, untuk mengukur suhu, pengguna mesti membiarkan perangkat menjadi masbodoh dan terbebas dari panas apapun sebelum ditempelkan ke tangan. Hal ini pun dianggap tidak simpel. Apalagi, sehabis ikut isyarat, akurasi pengukuran suhu juga sangatlah diragukan. Makanya, Samsung sekarang tidak lagi memasang termometer tubuh pada  smartphone  mereka. Jangan Percayai Aplikasi-Aplikasi Pengukur Suhu Meski pengukuran suhu badan dengan aplikasi tidaklah akurat, banyak pengembang yang masih saja membuat aplikasi jenis ini. Jumlah aplikasi yang mengklaim bisa jadi termometer tubuh sangatlah banyak, bisa mencapai ratusan. Lagi-lagi, aplikasi tersebut tidak mampu diandalkan. Sebut saja aplikasi Body Temperature Diary, Body Temperature Fever, Body Temperature History, Catatan Suhu Tubuh, dan banyak yang lain. Makara, alih-alih menggantungkan pada aplikasi  smartphone  yang belum tentu akurat atau malah palsu, lebih baik mengukur suhu badan dengan termometer badan yang lebih jelas dan akurat. Apalagi, menginstal aplikasi yang tidak terang mampu berpeluang membahayakan  smartphone  kamu dari  malware  dan  software  jahat yang lain.  Sumber : https://www.liputan6.com
Sumber http://supiadi74.blogspot.com


EmoticonEmoticon