Kamis, 02 April 2020

Tidak Ada Seleksi Pppk Tanpa Tes, Jangan Yakin Calo!

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Iwan Syahril menentukan tidak ada seleksi pegawai pemerintah dengan kontrakkerja (PPPK) tanpa tes. Semuanya harus melalui tes dan hanya yang lulus bisa mengisi deretan guru PPPK. Dia juga membantah adanya surat edaran yang ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim soal pengangkatan guru honorer dan tenaga kependidikan usia 35 tahun ke atas menjadi PNS tanpa tes. Dia juga membantah adanya surat edaran yang ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim soal pengangkatan guru honorer dan tenaga kependidikan usia 35 tahun ke atas menjadi PNS tanpa tes. "Semua itu hoaks," ujar Iwan Syahril yang dihubungi JPNN.com, Minggu (14/3). Untuk mencegah jatuhnya banyak korban penipuan, Kemendikbud pun eksklusif membuat pernyataan klarifikasi. Kemendikbud lewat Dirjen GTK menegaskan, perekrutan aparatur sipil negara (ASN) PPPK lewat tes dan tidak ada bayaran uang sepeser pun. Dia menyayangkan adanya praktik percaloan yang mempergunakan situasi untuk mendapatkan laba eksklusif. "Praktik tersebut melanggar hukum dan bukan merupakan tindakan terpuji di tengah upaya pemerintah melaksanakan manajemen seleksi dengan jujur dan transparan," tegasnya. Iwan merasa prihatin dengan beredarnya berita calo dan duit pelicin yang meresahkan guru honorer ini. Dia mengimbau terhadap para guru kandidat peserta seleksi PPPK semoga tidak terbujuk modus-modus penipuan seperti ini. "Itu justru akan merugikan kandidat akseptor sendiri,” ucapnya. Sebelumnya, sejumlah forum guru honorer mengungkapkan, ada upaya menarik dana bagi guru honorer dan tendik biar bisa lulus PPPK tanpa tes. Besaran uangnya Rp 600 ribu hingga Rp 35 juta. (esy/jpnn) Artikel ini telah tayang di  JPNN.com  dengan judul  "Tidak Ada Seleksi PPPK Tanpa Tes, Jangan Percaya Calo!",
Sumber http://supiadi74.blogspot.com


EmoticonEmoticon