Jumat, 10 April 2020

Riri Si Kurcaci Yang Suka Menolong


Riri si Kurcaci yang suka membantu. Di desa jamur hiduplah para kurcaci, salah satunya yaitu Riri. Riri adalah kurcaci yang bagus hati, dia suka menolong kurcaci lain yang sedang dalam kesusahan. Pada suatu hari Riri bermain ke tempat tinggal sahabatnya, Cika dan Ciko. Kebetulan Cika dan Ciko sedang berlatih untuk lomba yang mau diadakan oleh Raja Gadu besok. Lomba diadakan untuk menawarkan talenta semua kurcaci di Desa Jamur dan semua kurcaci wajib ikut. Saat itu Cika dan Ciko sedang merencanakan diri dengan berlatih menyanyi.





“Cika…Ciko….Apakah ini yang akan kalian tampilkan dikala lomba besok ?”tanya Riri kepada Lipa dan Lapi.





“Iya Riri kami akan bernyanyi dikala kontes.”kata Lapi semangat. “Kita akan memenangkan lomba ini, Riri.” ujar Ciko dengan penuh percaya diri.





Lalu sebab beliau belum berlatih Riri pun meninggalkan rumah Cika dan Ciko. Dalam perjalanan pulang Riri bertemu dengan Loli, saat itu Loli menangis kesakitan. Karena khawatir, Riri mendekati Loli dan bertanya, “Loli mengapa kamu menangis ?”





“Riri, tadi dikala perjalanan dari hutan untuk mengambil bahan-materi melukis untuk kontes, saya tersandung batu sehingga saya menghancurkan semua bahan yang aku perlukan, sedangkan jarak desa dengan hutan sungguh jauh, kakiku juga terasa sakit, saya tidak mungkin mengambil materi lagi di hutan kini. Bagaimana aku mampu mengikuti lomba itu ?” ujar Loli dengan bingung.





“Tenanglah Loli saya akan mengambilkan materi-bahan melukis untukmu.” kata Riri dengan tersenyum lembut.





“Riri, kau yaitu teman yang sangat baik.” kata Loli terhadap Riri.





Akhirnya Riri meninggalkan Loli untuk pergi ke hutan. Riri mengumpulkan bahan-materi, kemudian pergi ke tempat tinggal Loli untuk menyerahkan materi-materi yang sudah dikumpulkan kepadanya.





Karena sudah sore, Riri menetapkan untuk pulang. Di rumah, Riri bingung apa yang mesti beliau didik untuk lomba. Padahal besok sudah kontes. Saat sedang berpikir bel rumah Riri berbunyi. Mendengar bel rumahnya berbunyi Riri secepatnya membuka pintu rumahnya. Ternyata di depan pintu rumah Riri ada Riko.





“Riri apakah saya boleh memesan masakan untuk besok lusa.”kata Riko seraya tersenyum.





“Tentu Riko, apa yang ingin kau pesan ?” kata Riri.





“Makanan mirip biasa… Sup jamur, kue wortel, puding cokelat, dan juga ayam panggang. Karena besok lusa keluargaku akan datang dan kau tahu saya tidak mampu memasak. Masakanmu yang paling yummy di Desa Jamur, Riri.” kata Riko dengan semangat.





“Iya, akan kumasakkan yang Istimewa untukmu Riko. Terimakasih alasannya adalah menganggap masakanku yang paling yummy di Desa Jamu,” kata Riri terhadap Riko.





Setelah memesan kuliner Riko pun pulang ke rumahnya. Riri pun mendapatkan apa yang mesti beliau tampilkan di kontes. Ia teringat bahwa beliau suka mengolah makanan, dan banyak temannya yang menggemari masakannya tergolong Raja Gadu. Ia berpikir akan menampilkan kesanggupan mengolah makanan yang ia miliki.





Keesokan harinya kontes dimulai. Semua kurcaci di desa Jamur menampilkan bakatnya masing-masing. Cik, Ciko, Loli, Riko, Aca, Cherry, Coco, Kibo dan kurcaci lain telah tampil, sekarang datang giliran Riri untuk tampil. Riri pun memulai aksinya, dia memperlihatkan kemampuannya dalam membuat kue wortel yang enak. Semua yang datang ikut merasakan kue bikinan Riri, alasannya lezan beliau pun mendapat tepuk tangan yang semarak dari sobat-temannya.





Akhirnya semua kurcaci telah menampilkan talenta masing-masing. Raja Gadu pun segera menginformasikan juara dari kontes tersebut. Menurut Raja Gadu semua kurcaci memiliki talenta yang luar biasa tetapi yang menjadi pemenang adalah kurcaci yang paling tekun. Raja Gadu pun menginformasikan siapa saja yang menjadi juara.





Juara ketiga dimenangkan oleh Loli, diikuti dengan juara kedua yakni Aca, dan jadinya juara pertama diumumkan. Semua kurcaci tampak tegang, ingin mengenali siapa yang menjadi juara pertama. Dan ternyata yang menjadi juara pertama yaitu Lipa dan Lapi. Mendengar nama pemenang semua kurcaci bertepuk tangan. Dan Riri juga ikut merasa bahagia untuk temannya yang menang. Tapi ia merasa kecewa alasannya adalah tidak menang. Lalu datang-datang Raja Gadu berkata





“Yang tidak menang jangan kecewa. Dilomba ini tidak cuma juara 1, 2, dan 3 namun akan dipilih juga juara favorit.”





Para kurcaci pun menjadi penasaran. Raja Gadu pun menyebutkan nama sang juara favorit. Ternyata yang mendapat juara favorit yakni Riri. Mendengar nama sang juara favorit, Riri yang semula terlihat sedih kini tersenyum bagus. Setelah semua pemenang diumumkan semua kurcaci terlihat bergembira dan senang dengan program kontes yang diadakan Raja Gadu. Tidak peduli bahwa mereka menang atau kalah.





Baca:
Dongeng Putri Salju dan 7 Kurcaci
Dena Si Kurcaci Pemalas
Dongeng pendek Putri Duyung jadi Peri
Puisi tentang COVID-19
Puisi ihwal rindu sekolah





Nah teman penulis cilik itulah dongeng Riri si Kurcaci yang suka menolong. Koreksi jika aku salah dan terima kasih telah membagikan dongeng ini.



Sumber ty.com


EmoticonEmoticon