Apa sih perbedaan PDP dan ODP? Kedua istilah ini jadi sering terdengar semenjak maraknya infomasi mengenai virus corona.
Virus yang berasal dari pasar hewan, kota Wuhan, China ini sungguh cepat menyebar, dengan gejala umumnya adalah demam, sakit tenggorokan, batuk, pilek, dan gangguan pernasapan.
Sudah ribuan manusia di dunia meninggal balasan virus ini. Nah sahabat penulis cilik, dalam proses penangananya ada PDP dan ODP, apakah itu?
Daftar Isi
Perbedaan PDP dan ODP
Berikut ini perbedaan PDP dan ODP, yaitu:
ODP atau Orang dalam pemantauan
Status ODP diberikan kepada:
- Belum memiliki gejala sakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
- Pernah berkunjung atau tinggal di tempat yang terdapat penyebaran Virus Corona
- Pernah kontak eksklusif dengan penderita yang diduga nyata virus corona
PDP atau Pasien Dalam Pengawasan
Status PDP diberikan kepada:
- Sudah mempunyai gejala penyakit Covid-19 mirip ISPA baik berat atau ringan
- Umumnya pernah juga berkunjung dan tinggal di kawasan penyebaran pusat virus corona
- Atau kontak eksklusif dengan penderita postif virus corona
Suspect adalah status dimana seseorang telah duduga kuat menderita virus corona dan kontak pribadi dengan penderita yang konkret.
Nah sahabat, untuk menangkal penularan virus corona, semestinya kita sering menuci tangan, hindari keramaian, gunakan masker dan jaga jarak kondusif bila terpaksa harus bepergian.
Baca:
– Apa arti social distancing?
– Cara menggunakan masker
– Cara memakai hand sanitizer
Itulah klarifikasi singkat Perbedaan PDP dan ODP. Koreksi kalau saya salah, terima kasih telah membaca dan membagikannya.
Sumber ty.com
EmoticonEmoticon