Sabtu, 04 April 2020

Kiat Belajar Seru Dan Menyenangkan Ala Hilda!


Tips berguru Seru. Halo, teman-teman! Bertemu lagi dengan Hilda. Teman-sahabat tahu, kan, berguru itu sangat penting bagi kita? Memang begitulah faktanya. Tetapi… Belajar kadang menjemukan, ya! Apalagi waktu sekolah, tuh! Ingin tidur, namun masih banyak tugas yang belum akhir. Beberapa menit lalu… “Anak-anak, mohon perhatian! Ada tugas gres!” Sudah begitu, tugasnya mesti menerangkan semua! Huft, sebal, ya!





Tenang, sobat-sahabat! Hilda punya tips keren biar mencar ilmu jadi menggembirakan namun walau mengasyikkan tetap meresap sampai ke otak. Bagaimana? Simak, yuk, tips-kiat di bawah ini!





Pertama, kita mesti mengenal tipe mencar ilmu kita sendiri, teman-sahabat. Paham tidak? Hm? Oh, belum, ya… Hilda berikan beberapa pola, nih!





  • Aku bisa mencar ilmu jika saya merangkum atau mencatat. Aku tidak mampu cuma membaca atau mendengarkan orang, tetapi aku mesti mencatat. Biasanya orang yang seperti ini sungguh mementingkan yang umum disebut MUSCLE MEMORY atau kenangan otot. Makara, ketika menulis, otot kita ikut mengenang apa yang kita tulis.
  • Aku mampu berguru bila dibuatkan rangkuman atau catatan kemudian saya akan membacanya atau menambahkan highlight (biasa menggunakan stabilo). Orang yang seperti ini biasanya daya ingatnya cukup tinggi. Cukup membaca saja cepat mengenang seluruhnya. Hati-hati, bila tidak konsentrasi, cara ini kurang ampuh! Fokus terus, dong, sewaktu mencar ilmu!
  • Aku tinggal mendengar orang bicara, saya telah ingat semuanya. Bagus, deh! Good job! Berarti, kamu mudah mengingat dan mampu dibilang cukup pandai. Dengarkan terus apa kata guru, pasti kamu bisa, deh! Jangan terlampau banyak mengobrol dengan sobat.




Tapi jikalau bisa fleksibel, ya! Jadi kita tetap bisa mencar ilmu! Jika tidak bisa, tidak perlu terlalu memaksakan diri.





Tips mencar ilmu Seru dan menyenangkan





Kalau tips-tips berguru efektif dan mengasyikkan yakni:





  1. Siapkan kawasan mencar ilmu yang tenteram dan alat tulis lengkap supaya tidak sulit lagi mencari-cari alat tulis. Tempat tenteram biar kita tidak merasa terganggu. Misalkan cari daerah yang tidak berisik, tidak panas, dan agak sepi. 
  2. Usahakan berguru di rumah dikala tidak sedang mengantuk alasannya kita jadi tidak fokus. Tidur beberapa menit (jangan terlalu lama agar tidak tertidur pulas) pasti akan sangat menolong. Pasang alarm sekitar 20-30 menit lalu.
  3. Buat rangkuman/ baca rangkuman dan berikan penanda menggunakan stabilo. Yang penting atau poin-poinnya saja, yang perlu kita lihat dan kita ingat. 
  4. Untuk tim mencatat, agar lebih mengasyikkan! Gunakan brush pen untuk menghias atau tempel dengan stiker-stiker lucu. Ingat! Jangan malah asyik dengan dekorasi, tetap konsentrasi di pelajaran! Guna menghias atau menempel stiker ini semoga kita merasa rileks menyaksikan sesuatu yang elok dan kita buat sendiri. 
  5. Hilda gampang lapar, nih… Sediakan makanan ringan di samping kita. Tetapi jangan malah asyik makan, ya! Fokus terus! Usahakan mengkonsumsi camilan yang sehat dan bergizi agar otak kita lebih pandai dan mampu bekerja dengan sebaik mungkin. 
  6. Jangan begadang, jadi kita mengantuk dikala pergi ke sekolah. Kita bisa menjalankan tugas saat siang hari atau saat pagi hari. Selain itu akan lebih mudah meresap ke otak sebab otak kita belum lelah dan masih segar. Di sekolah, hasilnya kita tidak konsentrasi. 
  7. Misalnya, kita telah tahu aka nada ulangan seminggu sebelumnya. Cicil saja! Jangan menggunakan sistem yang sering kita gunakan, yaitu SKS (Sistem Kebut Semalam). Kan belajarnya jadi tegang dan tidak asyik. Kita jadi se-ngebutnya dan tidak peduli sudah mengerti atau belum. 
  8. Jika kesusahan, mintalah dukungan orang sampaumur. Mereka jauh lebih terlatih kalau ketimbang kita. Mereka sudah pernah mengerjakan tugas di sekolah dan di rumah. Mereka juga mampu membantu kita menyusun sesuatu. Tapi jangan sampai malah mereka yang mengerjakan tugas kita!




Baca:
Template agenda pelajaran sekolah
Template agenda piket kelas
Template jadwal harian





  1. Ada agenda sekolah? Patuhi jadwalnya, ya! Ayo berguru mengontrol waktu! Misalnya, main game 1 jam, berkarya 1 jam, sisanya mengerjakan tugas sekolah lalu sehabis itu tidur dan membaca. Dengan begitu, kita tidak ketinggalan, deh!
  2. Buat study club atau grup belajar bersama sobat-sobat! Jam 10 pagi, saya akan berguru bersama sobat-sobat dari Grup Belajar Sekolah Dasar Harapan Negara! Siapkan keperluannya, yuk! Kita jika mampu menciptakan study club-nya jangan selektif teman. Bertemanlah sebanyak mungkin! Sebelum mulai mencar ilmu, ayo kita berdoa!
  3. Ajak keluarga belajar bareng dan melakukan kegiatan yang berfaedah bantu-membantu. Membuat kita bersahabat dengan seluruh anggota keluarga dan membuat kita lebih pandai. Misalkan bermain drama dengan kostum ciptaaan sendiri dengan materi seadanya untuk menghafalkan sejarah atau cerita. Wah, keren! 
  4. Jangan mengeluh jika banyak peran! Kerjakan secepat mungkin tetapi jangan buru-buru alasannya adalah akhirnya kita tidak akan konsentrasi. Bila banyak tugas, semua mampu dituntaskan sehari asalkan kita konsentrasi dan tidak menangguhkan -nunda.
    “Ah, aku santai dahulu!”
    “Tidur 5 menit, deh…”
    “Ini sih kecil! Nanti saja.”
    “Komik yang ingin kubaca belum simpulan… Komik dulu saja!”
    Itulah kebiasaan jelek yang perlu dihindari!
  5. “Nora! Kok nilaimu menurun? Pokoknya, handphone-mu Mama sita kalau kau belum bisa menaikkan nilai mirip semula bahkan lebih baik!”
    Jangan menjawab seperti ini: “Ih, Mama! Aku sibuk, belum lagi saya butuh istirahat!” Jawablah dengan baik dan sopan bahwa kamu meminta maaf dan akan berusaha. Tapi jangan hanya berjanji! Kita mesti menepati kesepakatan kita dan jadikan amarah Mama Papa selaku dorongan untuk maju. 
  6. Membuat goal! Itu penting! Kita jadi tahu tujuan kita yang sangat ingin kita kejar. Tapi jangan yang terlalu jauh atau terlalu susah dicapai (terutama harus menanti usang), sebab risikonya kita mengira kita tidak bisa dan eksklusif merasa sangat sedih. Misalnya, yang sederhana:
    “Aku ingin lebih enjoy pelajaran bahasa serta lulus dengan nilai yang tinggi.” Jangan terlalu sederhana:
    “Aku ingin naik kelas.”
  7. Membuat konsekuensi kalau kita tidak berupaya dan manfaat jikalau kita berusaha supaya kita berupaya menerima manfaat dan ingin mencampakkan jauh-jauh konsekuensi. Misal:
    “Kalau tidak mencar ilmu, aku tidak jadi beasiswa di Sekolah yang kuinginkan dan usahaku di semester lalu tidak berguna. Kalau mencar ilmu, saya eksklusif beasiswa dan bisa membanggakan orangtua.”
  8. Mencatat sejauh apa kita telah berusaha dan melangkah. Kita terkadang cepat puas, tetapi mungkin dengan hal ini bisa berubah, karena kita kian ingat! “Wah, November 2018, saya menang kontes kecil-kecilan di sekolah dan saya jadi arogan dan terlalu gembira. Sekarang, progress-ku telah lebih besar dan kini saya tahu, waktu itu saya juga tidak berusaha.” Kita jadi tahu progress kita. 
  9. Jika berhasil, jangan minta-minta hadiah ke orangtua. Itu kan sudah wajib kita berprestasi! Lagipula belum pasti ketika besar mereka masih bisa menemanimu. 
  10. Belajar dengan aplikasi atau web yang mendukung. Misalnya, sedang mencar ilmu Bahasa Indonesia tentang cerpen. Ada peran membuat cerpen, tuh! Baca saja dari www.penuliscilik.com kemudian diketahui. Kebetulan, cerita-kisah di sana cantik-cantik dan lezat dibaca. Lalu kita jadikan ilham, deh! Hebat, ya! Kita bisa kok menciptakan karya sebagus dan sekeren mereka! Mereka telah berpengalaman dan arif dalam membuat sastra, serta kreativitasnya tinggi. 




Sekian dari Hilda, ya! Salam penulis cilik buat sahabat-sahabat! Terima kasih 😊 Koreksi jikalau ada kesalahan dan terima kasih telah membagikannya.



Sumber ty.com


EmoticonEmoticon