Kamis, 23 April 2020

Bkn Siapkan Satu Portal Sscasn Terintegrasi Untuk Seleksi Asn 2021

Menindaklanjuti rencana Pemerintah melakukan seleksi ASN Tahun 2021 yang akan diselenggarakan secara paralel, mencakup seleksi Sekolah Kedinasan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), BKN tengah membuatkan platform registrasi terintegrasi melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) untuk mengakomodir rangkaian registrasi seluruh seleksi ASN. Keterangan tersebut disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Rapat Koordinasi virtual yang digelar Kementerian PANRB, Kamis (04/3/2021). Bima menguraikan bahwa pendaftaran online untuk seleksi ASN yang ditawarkan dalam portal SSCASN dibagi menjadi 3 (tiga) platform utama, yang berisikan Sistem Seleksi CPNS (SSCN), Sistem Seleksi CPNS melalui Pendidikan Kedinasan (SSCN DIKDIN), dan Sistem Seleksi PPPK (SSP3K). Selain itu, pengolahan nilai hasil seleksi juga diintegrasikan ke dalam portal. “Portal SSCASN juga akan menyediakan fitur pengolahan pengolahan hasil seleksi seperti SKD dan SKB. Proses pembuatan nilai yang masuk akan diproses tanpa campur tangan pihak mana pun dengan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.  Selanjutnya SSCASN juga diintegrasikan dengan data NIK di Dukcapil sebagai data awal registrasi. Begitu pula dengan pelamar deretan Guru, SSCASN akan terintegrasi dengan pengecekan data Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) untuk validasi yang tedata pada Dapodik yang dikontrol Kemdikbud. Sama halnya dengan registrasi sebelumnya, SSCASN juga akan terintegrasi dengan legalisasi acara studi maupun legalisasi Universitas dan Lembaga Pendidikan Tinggi, termasuk validasi nomor ijazah yang dikontrol Kemristekdikti. Berikutnya untuk pelamar deretan Tenaga Kesehatan, SSCASN akan terintegrasi dengan data Surat Tanda Registrasi (STR) atas kolaborasi BKN dengan Kemenkes,” terangnya . Menyikapi era pandemi yang masih bergulir, Bima mengatakan BKN masih tetap menyediakan tata cara CAT berbasis online secara keseluruhan yang disertai dengan penggunaan video conference selaku fasilitas dalam pengawasan. Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan, Bima menyebutkan BKN akan melibatkan sejumlah pihak untuk menyingkir dari adanya kerumunan di lokasi ujian nantinya. Termasuk pelaksanaan seleksi di titik lokasi mancanegara, Ia memberikan bahwa pada seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, BKN bersinergi dengan Kementerian Luar Negeri dalam melaksanaan cobaan di 15 Negara. Dari faktor persiapan penyusunan soal ujian, Bima meminta supaya penyusunan soal-soal ujian terutama soal SKB secepatnya dimutakhirkan oleh masing-masing Instansi Pembina Jabatan Fungsional sesuai dengan kewenangannya, tergolong soal ujian untuk kandidat PPPK dengan menerapkan tingkat kesusahan soal sesuai standar pada level jabatan maupun antar kawasan. Sementara untuk penyusunan soal SKD, Bima menyebutkan saat ini sedang difinalisasi oleh Konsorsium Perguruan Tinggi. Adapun untuk pelaksanaan seleksinya, Bima menyampaikan sistem CAT BKN akan memfasilitasi SKD dan SKB bagi CPNS, Sekolah Kedinasan, dan PPPK non-Guru, sedangkan untuk 1 Juta Guru PPPK akan difasilitasi dengan UNBK Kemdikbud. Terakhir Bima menguraikan citra rencana pelaksanaan seleksi ASN 2021, di antaranya registrasi seleksi Sekolah Kedinasan 2021 diperkirakan akan dimulai April 2021, seleksi PPPK Guru dengan formasi 1 Juta Guru diperkirakan akan dikerjakan pada Mei 2021, dan seleksi CPNS 2021 dan PPPK (Non-Guru) diperkirakan dikerjakan pada Mei 2021. Sumber : bkn.go.id
Sumber http://supiadi74.blogspot.com


EmoticonEmoticon