Senin, 06 April 2020

Apakah Kita Telah Cukup Sopan? Baca Kiat Menjadi Pribadi Yang Sopan Dariku!


Hai, teman-sahabat! Salam kreatif! Berjumpa lagi dengan Hilda, ya. Hilda kali ini akan bercerita mengenai kekesalan Hilda terhadap sobat-sobat yang berperilaku kurang sopan dan memberitahu kiat-kiat menjadi eksklusif yang sopan. Kalian tentu saja ingin menjadi langsung yang sopan, kan? Ya sudah, jika begitu, selamat membaca!





Teman-sahabat, Hilda sering kesal jikalau ada yang berperilaku kurang sopan, utamanya terhadap Hilda sendiri. Contohnya… Berkata bernafsu, yang paling kerap! *&@!$&!&@& (sensor)! Kok begitu sih? Mungkin mereka tahu tidak boleh berkata garang, tetapi mereka masih saja melakukannya. Manusia telah diciptakan memiliki hati untuk mencicipi dan otak untuk berpikir. 





Lalu ada juga yang suka bersendawa, namun tidak meminta maaf. Mungkin, sobat-temannya akan berpikir bahwa itu lucu dan tertawa-tawa. Tetapi kita tidak tahu usulan orang lain. Bisa saja orang lain beropini bahwa itu tidak sopan. 





Tidak mau menyapa! “Hai, A!” “Apa kabar, B?” “Sugeng siang (selamat siang), C!” Setiap ketika Hilda menyapa, tapu malah diacuhkan. Kalau begitu, Hilda tidak menyapa, ah! “Huuu! Hilda tidak sopan! Hilda membenci kami, Hilda menjauhi kami! Huuuu!” kata sobat-teman Hilda. Hah? Kan kemarin Hilda sudah menyapa kalian, tetapi tidak dihiraukan! Pusing!





Ini salah satu yang paling Hilda membenci! Semuanya juga, sih. Tetapi ini salah satunya. Meludah! Ih, jorok! Dulu, ada teman Hilda yang joroknya minta ampun dan tidak sopan kepada Hilda. Kaprikornus Hilda punya sahabat di kelas (anggap si A), lalu sobat Hilda yang lain (anggap si B) meludahinya. Si A ini malah mengelap ke pakaian Hilda! Hei! Pakaianku telah rapi, kini jadi basah dan kotor! 





Dan, ini yang paling Hilda benci! Menghina orang lain. Sesuai amanat yang sering dikatakan oleh orang-orang, kita ini tidak ada yang sempurna. Hilda pernah diejek miskin, payah, tidak terpelajar, banyak! Tetapi Hilda sukses membuat mereka tidak meledek Hilda lagi dengan cara membela diri dengan bijak dan berupaya berprestasi. 





Hilda bukan tidak menggemari kalian, kok! Hilda hanya tidak menggemari sifat tidak sopan kalian, alasannya menurut pendapat Hilda bila kalian bertingkah tidak sopan kepada Hilda, itu berarti kalian tidak menghormati Hilda selaku sobat. 





Tips menjadi pribadi yang sopan





Agar kita rukun selalu, ini dia kiat menjadi sopan dariku!





  1. Pertama, kalian mesti yakin diri! Hubungannya apa? Agar kalian berani mengatakan dengan siapapun dengan sopan dan ramah! Kalian juga jadi berani menyapa duluan daripada disapa duluan. “Eh, Hilda! Selamat siang, Hilda! Apa kabar?” Yang harus kalian tahu, orang yang disapa pasti senang!
  2. Jangan lupa, minta tunjangan Tuhan Yang Maha Esa dan Orangtua kita. Berdoa bareng biar diberi hikmat dan budi setiap berperilaku, berpikir, dan berbicara. 
  3. Kita bercanda perihal sahabat kita dan teman kita ternyata membenci. Jangan malah lanjut bercanda! Ayo minta maaf. Pasti beliau akan memaafkan kita dan usang-kelamaan kekerabatan kita dan sobat kita malah menjadi lebih erat. 
  4. Banyak bersosialisasi! Jika masih social distancing, bersosialisasi dan berteman melalui media sosial, namun tetap didampingi orang sampaumur semoga lebih kondusif. 
  5. Setelah social distancing final, senantiasa ingat melakukan 3S! Senyum, sapa, salam. Berikan senyuman yang paling manis, sapaan yang paling hangat, dan salam yang lembut. Terutama terhadap orang yang lebih renta. 
  6. Ada beberapa kata asing, nih! Permisi, maaf, tolong, dan terima kasih. Kalian bisa menyampaikan ini pada waktu dan daerah yang tepat. Misalnya, ada keramaian dan kita ingin melalui. “Permisi, Pak… Permisi, Bu…” Jika melaksanakan kesalahan, akui dan minta maaf. Butuh bantuan? “A, boleh tolong saya memindahkan barang-barang di kelas 4C ke 4B?” Dan jangan lupa setelah dibantu ucapkan terima kasih. 
  7. Berperilaku sesuai umurnya. Kalau masih kecil, ada orang mengobrol bersama Ibu! Sembunyi di belakang Ibu. Tidak ingin menyapa atau menyalami orang itu. Wajar, sih. Tetapi, jika telah besar, kan ajaib bila bersembunyi! Keluar dari persembunyian dan katakan “Oh, iya… Selamat pagi, Pak. Saya Hilda.” Orang itu akan menghormati kita, lho!
  8. Suka memperlihatkan santunan. Ada guru yang kesusahan, bantu saja. Siapa, sih, yang tidak suka dibantu? 
  9. Selalu bersikap ramah dan seru. Teman-sahabat kita jadi suka bermain dengan kita. Selain itu, teman akan menghormati karena kita ramah dan berwibawa. 
  10. Sedang bertamu, nih! Jangan berperilaku semaunya sebab kata-kata “Silakan… Anggap rumah sendiri…” Maksudnya, kita jangan stres dan keringat masbodoh, ya! Harus tenteram. Bukan maksudnya boleh mengambil kuliner tanpa izin!




Baca:
Cerita Jenaka adalah?
Contoh sikap moral dalam kehidupan sehari-hari
Sebutkan manfaat dari sikap amanah
Adab makan dan minum





Nah sobat, itulah kiat menjadi langsung yang sopan dariku. Kamu mampu koreksi kalau aku salah dan terima kasih telah membagikannya.



Sumber ty.com


EmoticonEmoticon